bintangpena.com-Ponorogo- Selain rujak cingur, cita rasa bumbu petis juga bisa dinikmati dalam hidangan tahu tek. Makanan khas Jawa Timur itu juga banyak dijumpai di Kabupaten Ponorogo. Salah satunya di warung tahu tek milik Dwi May, yang berlokasi di pojok Jalan Kalimantan.

Menggunakan tahu dan telur sebagai bahan utama, tahu tek disajikan dengan irisan kentang, lontong, tauge serta topping irisan timun dan kerupuk. Tentu saja, sajian semakin lengkap dengan guyuran bumbu kacang petisnya yang khas.

“Setahu saya ini makanan khas Jawa Timur. Tepatnya dari Surabaya. Tapi disini juga banyak peminatnya. Biasanya pelanggan banyak yang dibuatkan dengan rasa pedas,” kata Dwi May, Sabtu (18/4).

OTENTIK : Racikan bahan dan bumbu tahu tek, makanan khas Jawa Timur.

Kuliner tahu tek, kata Dwi lahir dari kreativitas para pedagang kaki lima (PKl) di Surabaya puluhan tahun silam. Menggunakan bahan baku yang mudah dicari dipasar, para pedagang kala itu biasanya menjajakan tahu tek dengan cara berkeliling kampung dengan menggunakan gerobak dorong.

“Dinamai tahu tek karena ada bunyi tek saat menggunting tahu ataupun bahan lainnya. Kalau sekarang mungkin dipotongnya pakai pisau,” ujarnya.

Dalam sehari, Dwi May mengaku bisa menjual tahu tek hingga 50 porsi. Jumlah itu bisa saja bertambah saat ada pesanan untuk arisan atau acara lainnya. (daz)

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page