bintangpena.com -Ponorogo- Hari jadi SMPN 5 ke-68 tahun 2024 terasa berbeda. Tidak hanya unjuk kebolehan dalam seni tari sebagai wujud cinta budaya, kali ini lembaga itu juga meresmikan Masjid Al-Ishlah di lingkup sekolah. Masjid berkapasitas sekitar 300 jamaah itu, diresmikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Kamis (1/2/2024).

“Semoga Masjid Al-Ishlah ini mampu memberikan manfaat besar untuk pendidikan karakter pelajar. Saya yakin dengan kualitas sekolah yang baik, kepala sekolahnya inovatif, gurunya luar biasa, maka akan lahir pelajar yang hebat,” kata Kang Bupati.

RESMI : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat membuka acara SSC SMPN 5, Kamis (1/2/2024).

Usai meresmikan masjid, Kang Bupati yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ponorogo, Susilowati beserta Kepala Dinas Pendidikan, Nurhadi Hanuri dan jajaran membuka kegiatan
Spenla Specta Competition (SSC) 2024. SSC merupakan ajang perlombaan untuk menjaring bakat dan minat peserta didik tingkat SD sederajat.

Dalam kesempatan itu, ratusan siswa unjuk kebolehan dengan menampilkan tari flashmob jathilan obyok kreasi. Sebelumnya, puluhan siswa yang tergabung dalam grup reog mini juga tampil memukau.

Kang Bupati dan jajaran pun terlihat menikmati pertunjukan dengan bergabung ke tengah-tengah penampil untuk ikut mencari bersama.

“Saya sampaikan kepada para wali murid SD dan MI, agar mendaftarkan putra-putri mereka ke SMPN 5 Ponorogo. Sekolahnya keren,” katanya.

RELIGI : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo serta Kepala SMPN 5 saat menanda tangani prasasti Masjid Al-Ishlah.

Kepala SMPN 5 Ponorogo, Mulyono menambahkan pihaknya sangat berterimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri atas pembinaan yang selama ini diberikan.

Menurutnya, melalui pembinaan tersebut pihaknya bersama para tenaga pendidik terus berinovasi dan berkreasi melalui program-program berkualitas. Khususnya untuk peningkatan mutu pendidikan karakter.

“Kepada pak Kadindik, kami ucapkan banyak terima kasih atas binaan dan dukungannya. Sehingga kami tetap fokus pada tujuan, menjadikan peserta didik lebih berkarakter untuk menuju Ponorogo Hebat,” tegasnya.

Pada SSC 2024 ini, imbuh Mulyono terdapat 13 jenis lomba. Diantaranya, tik tok edukasi, vokal solo, pionering, puisi, vokal campursari serta paparan. Belasan cabang lomba itu diikuti 70 SD/MI se-Kabupaten Ponorogo dengan jumlah 240 peserta. (daz)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page